Bantengan merupakan kebudayaan yang masih banyak dijumpai di daerah kota lawang. kostum bantengan terbuat dari kain hitam dan topeng yang merupakan asli dari kepala banteng. terkadang bantengan di pakai pada acara-acara tertentu seperti ada hajatan, nikahan, karnaval ataupun bersih desa. bantengan di kelolah oleh beberapa komunitas di desa-desa tertentu yang dimainkan oleh berbagai kalangan umur.
sumber : http://foto.liputan6.com/show/1/36755/543533/bantengan-seni-khas-batu-malang
Segala sesuatu tentang Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang Jawa Timur.
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Senin, 09 November 2015
Misteri Hotel Niagara Lawang
Kata-kata seperti ini memang sudah biasa dialamatkan pada hotel berlantai lima yang dibangun pada 1918 tersebut. Di kompleks hotel memang ada semacam prasasti beraksara Tiongkok yang menyatakan tahun pendirian hotel. Ya, ampun, berarti usia Hotel Niagara sudah 88 tahun. Arsiteknya Fritz Joseph Pinedo, pria berdarah Brasil yang hidup di Indonesia pada masa pendudukan Belanda.
Nah, saking tuanya bangunan ini, dan warga praktis tak pernah masuk ke sana, image yang berkembang kurang positif. Ada hantunya. Tempat orang bunuh diri. Kamar berdarah. Hingga tempat penimbunan senjata-senjata tradisional. Image ini makin kuat karena Hotel Niagara sempat mangkrak cukup lama. Kini pun dua lantai teratas (lantai 4 dan 5) selalu gelap karena belum dipakai.
Saya kurang percaya dengan rumor-rumor gelap macam ini. Apalagi, belum lama ini sejumlah wartawan senior Jakarta bersama Ikatan Arsitek Indonesia menggelar diklat di Hotel Niagara. “Tidak ada apa-apa. Justru hotel ini sangat indah,” kata Jay Subiyakto dari Jakarta.
Nah, saking tuanya bangunan ini, dan warga praktis tak pernah masuk ke sana, image yang berkembang kurang positif. Ada hantunya. Tempat orang bunuh diri. Kamar berdarah. Hingga tempat penimbunan senjata-senjata tradisional. Image ini makin kuat karena Hotel Niagara sempat mangkrak cukup lama. Kini pun dua lantai teratas (lantai 4 dan 5) selalu gelap karena belum dipakai.
Saya kurang percaya dengan rumor-rumor gelap macam ini. Apalagi, belum lama ini sejumlah wartawan senior Jakarta bersama Ikatan Arsitek Indonesia menggelar diklat di Hotel Niagara. “Tidak ada apa-apa. Justru hotel ini sangat indah,” kata Jay Subiyakto dari Jakarta.
Sabtu, 31 Oktober 2015
Sumber Polaman
Selain menyegarkan, wisata ke pemandian alami bisa melepaskan rasa penat Anda dari rutinitas sehari-hari. Salah satu alternatif pemandian yang patut dikunjungi yaitu Pemandian Sumber Polaman di Malang.
Pemandian Sumber Polaman terletak di Jalan Indrokilo, Dusun Polaman, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pemandian Sumber Polaman bermata air dari Gunung Arjuno dan berada di tepi jalan desa. Selain sebagai pemandian, di sekitar tempat itu juga sering dipergunakan untuk kegiatan perkemahan dan outbound. Pepohonan maupun tumbuh-tumbuhan yang masih rimbun serta asri membuat lingkungan sekitar Sumber Polaman sangat mendukung untuk dijadikan tempat wisata unggulan. Ditambah lagi beberapa hewan seperti monyet dan kupu-kupu yang cantik seakan menjadi pelengkap kealamian obyek wisata tersebut.
Pemandian Sumber Polaman terletak di Jalan Indrokilo, Dusun Polaman, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pemandian Sumber Polaman bermata air dari Gunung Arjuno dan berada di tepi jalan desa. Selain sebagai pemandian, di sekitar tempat itu juga sering dipergunakan untuk kegiatan perkemahan dan outbound. Pepohonan maupun tumbuh-tumbuhan yang masih rimbun serta asri membuat lingkungan sekitar Sumber Polaman sangat mendukung untuk dijadikan tempat wisata unggulan. Ditambah lagi beberapa hewan seperti monyet dan kupu-kupu yang cantik seakan menjadi pelengkap kealamian obyek wisata tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)

